Berita DAKGAR LANTAS

Gunakan CCTV, Tim Polres Bontang Amankan 19 Remaja Tengah Balap Liar saat Tahun Baru 2019

Gunakan CCTV, Tim Polres Bontang Amankan 19 Remaja Tengah Balap Liar saat Tahun Baru 2019

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Tim khusus balap liar yang dipimpin Satlantas Polres Bontangmengamankan 19 remaja yang terlibat aksi balap liar saat malam pergantian tahun baru 2019.

Para remaja ini didapati tengah melakukan aksi kebut-kebut di jalan protokol Kota Bontang. Mereka beraksi di dua lokasi, di jalan S Parman (depan Pasar Telihan) dan seputaran jalan Ahmad Yani (Gunung Sari) sekitar pukul 12.30 – 02.30 Wita.

Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Irawan Setyono mengatakan aktivitas balap liar para remaja sudah terpantau dari kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di 21 titik se-Kota Bontang.

“Ada laporan dari warga bahwa bakal ada balap liar di jalanan. Kami sudah pantau mereka dari CCTV, memang sudah tanda mereka akan melakukan balap liar,” kata Kasat Irawan melalui siaran persnya yang diterima tribunkaltim.co, Selasa (1/1/2019).

Dari pengamatan polisi, sejak pukul 00.30 Wita, para remaja sudah berkumpul di seputaran jalan Ahmad Yani. Beberapa sudah terlihat mengitari jalan dengan kecepatan tinggi.

Petugas Sabhara Polres Bontang kemudian menurunkan Water Canon untuk menyiram jalan. Upaya ini berhasil membubarkan para remaja.

Selang 2 jam berikut, para remaja ini berpindah lokasi ke jalan S Parman, Kecamatan Bontang Barat. Aksi kebut-kebut dilakukan para remaja ini terekam kamera cctv.

Polisi langsung menurunkan petugas dan menciduk para remaja panik berusaha lari dari kejaran petugas. 19 remaja beserta kendaraan mereka diangkut ke Makopolres Bontang.

Ke-19 anak ini kemudian dipanggil polisi. Mereka diperbolehkan pulang setelah, meneken surat pernyataan yang diketahui Lurah dan Ketua RT sesuai alamat si anak.

Kasat Irawan mengimbau bagi orang tua untuk tidak memberikan kendaraan kepada anak mereka yang di bawah umur.

Menurut dia, upaya represif dari kepolisian tidak akan membuat jera selama orang tua memberikan kesempatan anak mereka terus mengulangi perbuatanya, dengan memberikan fasilitas berupa sepeda motor. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *