Berita

Ribuan Orang Meriahkan Acara Puncak Millenial Road Safety Festival Bontang

KLIKBONTANG.com — Minggu pagi sekira pukul 06.45 Wita. Pemandangan tak biasa terjadi di Lapangan Bessai Berinta, Minggu (17/3/2019) pagi. Berbondong-bondong orang menuju lapangan multi fungsi itu. Ada datang dalam rombongan besar. Kelompok kecil terdiri 2-4 orang. Atau bahkan, seorang diri.

Sementara di tengah lapangan. Sudah terlihat ribuan massa. Mereka bergerak. Mengikuti setiap gerakan yang dilakukan oleh puluhan instruktur senam. Berada di hadapan mereka. Atau tepatnya, diatas panggung tribun.

Irama musik up beat menghentak. Semakin meriahkan suasana. Semua orang larut dalam gerakannya. Meski beberapa nampak tak seirama dengan gerak instruktur. Asal tubuh bergoyang, semua tak masalah.

Senam massal ini merupakan satu dari beberapa acara, dalam rangkaian puncak acara Millenial Road Safety Festival (MRSF) di Kota Bontang. Sekira 30 menit senam dilakukan. Cukup membuat tubuh berpacu guna menyongsong kegiatan berikutnya: jalan sehat.

Sebelum jalan sehat dilakukan. Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni ditemani jajaran Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda), dan jajaran Polres Bontang melakukan pelepasan balon. Pertanda jalan sehat dimulai, juga penutup acara MRSF.

Rute jalan sehat dimulai dari Lapangan Bessai Berinta. Melewati simpang 4 Bontang Kuala (BK), menuju Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.

Kala tiba di depan Rumah Jabatan Wali Kota. Para peserta di arahkan menuju pelataran parkir Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSP) untuk mengumpul sobekan kertas berisi nomor undian.

Dari sana, peserta diarahkan menuju lapangan MTQ, Jalan Parikesit. Di sekitar sini. Sejumlah kecil peserta menepi. Menyambangi warung klontong di pinggir jalan. Guna membeli makanan ringan dan minuman. Lainnya tetap lanjutkan langkah kaki. Menyusuri Jalan DI Panjaitan hingga kembali jumpai simpang 4 BK. Berbelok kanan, dan kembali ke lokasi awal; Lapangan Bessai Berinta.

Tak lama usai seluruh peserta tiba kembali di Bessai Berinta. Wali Kota Neni, beranjak ke atas panggung. Dari atas sana ia sampaikan pesan singat. Namun bermakna.

MRSF memang menyasar kaum millenial. Mereka yang lahir rentang pertengahan tahun 80-an, hingga pertengahan 90-an. Kendati demikian, semua orang, tanpa terkecuali mesti jadi pelopor berkendara yang aman.

“Mari kita semua. Untuk patuhi aturan lalu lintas yang ada. Jadi pelopor bekendara aman,” suara perempuan nomor satu di Pemkot Bontang itu membahana di seantero lapangan.

Sementara itu. Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti, haturkan hal kurang lebih serupa. Ia berharap semua lapisan masyarakat berperan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Bahkan bila memungkinkan hingga zero accident.

Semakin siang. Nyala surya semakin membakar. Namun tak surutkan arus massa. Yang ada, makin menjadi. Suasana makin panas. Sebab artis ibu kota yang dihadirkan Polres Bontang satu per satu mulai lantunan lagu. Dalam balutan dangdut koplo.

Kedang dirabuh. Tak tung! Tak tung! He a! He a!

Irama khas itu membahana. Perlahan para peserta terdorong goyangkan pinggul. Ada yabg joget tak santai. Senggol sana, senggol sini. Ada yang tipis-tipis. Sekadar angkat jepol, dengan kepala sedikit diteleng; ke kanan, ke kiri.

Sembari dangdut koplo itu mengalun. Seluruh door prizes pun diundi. Raut kaget nan bahagia terpancar dari mereka yang beruntung.

Bagi mereka tak dapat, tentu sedikit kecewa. Tapi kekecewaan itu mudah saja dilipur. Toh kedang masih bertabuh. Biduan dangdut masih bernyanyi. Maka sirna saja lara itu: dengan berjoget ria. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Suriadi Said

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *